Senin, 21 Januari 2008

selalu ragu berjilbab

Sejak SLTP,saya sudah punya keinginan memakai busana muslim.Tapi,pelaksnaanya terus terundur karena saya malas harus mengubah isi lemari.kebanyakan isi koleksi baju saya terdiri atas kaos lengan pendek,jeans atau rok.semakin dewasa,keinginan untuk berjilbab semakin kuat.saya pikir,kebetulan sekali saya tidak suka mode.jadi tidak akan merasa terkekang bereksperimen dengan baju.memang saya sukanya simpel saja.
Tapi kalau mengingat kata-kata teman bahwa jilbab membuat aktivitas terkekang....ya Allah,saya jadi ragu berjilbab.apalagi saya sering mendengar cerita-cerita "seram" yang menimpa para perempuan sejak mereka berjilbab.entah itu tidak dapat jodoh,tidak dapat pekerjaan,tidak bisa ke salon,tidak bisa ke tempat-tempat gaul lainnya.

KATA COWOK

jilbab tidak pernah mampu menyembunyikan kecantikan seoran wanita.Jilbab justru nakin menegaskan kecantikan,kelembutan,kesalehan,dan pesona wanita.

1 komentar:

Mr. Azuar mengatakan...

Sudah ada niat itu sudah langkah awal yang cukup bagus. Memang, berbuat sesuatu yang baik sulit untuk dilakukan, termasuk elahmemulainya. Sama seperti menggunakan jilbab.

Tapi coba lihat, Inneke sanga artis itu, setelah berjilbab, rezekinya gak berkurang, masih tetap main sinetron, bintang iklan, dll. Atau coba lihat Zaskia Adya Mecca, karirnya terus melejit, walau dia berjilbab.

Sungguh dik, jilbab itu adalah perintah Allah, Dia yang buat aturan, berarti Dia ingin memberi yang terbaik kepada kita manusia. Hanya kadang-kadang kita sebagai manusia, agak sombong, merasa lebih tahu dari pada Dia. Sehingga kita tak mau melakukan apa yang diperintahkan-Nya.

Ya, niat kamu itu adalah sebuah kemulyaan. Semua berawal dari niat. Teruskan niat tersebut dengan perbuatan. Mungkin awalnya agak canggung, tapi lama-lama akan terbiasa.

Biar saja orang bilang apa tentang diri kita. Kalau kita susah, celaka, buruk, bukankah orang lain kadang juga tidak perduli? Untuk itu jangan pedulikan pandangan negatif orang ketika kita berbuat kebaikan.



Jika dah ada niat, mulailah dari sekarang, jangan tunggu esok.